Fakultas Farmasi dan Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia menyelenggarakan Interpersonal Collaboration-Interpersonal Education (IPE-IPC) 2024 di Stabat

Interpersonal Collaboration-Interpersonal Education (IPE-IPC) atau lebih dikenal dengan Praktik Belajar Lapangan (PBL) Terintegrasi kembali diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi dan Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia (FFK-IKH) tahun 2024 ini. Lokasi tahun ini berada di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, tepatnya di Desa Mangga dan Desa Kuala Begumit.

Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mampu melakukan asuhan keperawatan keluarga, asuhan kebidanan komunitas dan promosi kesehatan secara menyeluruh untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu tahun ini FFK-IKH menurunkan mahasiswa dari Keperawatan, Kebidanan, dan Farmasi untuk berkolaborasi bersama masyarakat menyelesaikan masalah kesehatan di masyarakat. Selama 2-3 minggu mahasiswa yang terdiri dari 43 kelompok diturunkan ke dusun-dusun dan live in di rumah warga.

Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2024 di Aula Kantor Desa Mangga Kecamatan Stabat. Hadir pada kegiatan tersebut Camat Stabat Bambang Eko Winarno,S.STP, Kepala Desa Mangga Umar Edi, Sekretaris Camat, Sekretaris Desa , Kepala Dusun dan aparatur perangkat desa, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sementara itu Institut dihadiri oleh Dekan FFK-IKH  Jitasari Tarigan Sibero, SST, S.Pd, M.Kes, serta Ketua Program Studi S1 Farmasi, S1 Kebidanan, D3 Kebidanan, dan D3 Keperawatan.

Dalam sambutannya Camat mengharapkan agar mahasiswa dapat berperan aktif mengajak masyarakat untuk perduli pada kesehatan, “mahasiswa harus meninggalkan kesan yang baik setelah selesai, masyarakat harus merasa kehilangan ketika kalian pergi dari desa ini, tentu karena terkesan dengan apa yang teah kalian lakukan”imbuh pak Camat dalam sambutannya.

Sementara itu Dekan FFK-IKH mengharapkan kepada kepala desa dan kepala dusun agar menerima mahasiswa yang turun di lapangan sebagai anak sendiri yang sedang belajar di masyarakat.”Anak-anak akan mempraktikkan ilmu yang sudah diperolehnya selama ini di kampus kepada masyarakat” tambah dekan FFK-IKH.

Kegiatan Praktik Belajar Lapangan ini adalah program yang setiap tahun dilaksanakan bagi mahasiswa FFK-IKH. Mahasiswa akan melaksanakan beberapa kegiatan di lapangan antara lain observasi/pengamatan terkait kesehatan di masyarakat, wawancara langsung/door to door disesuaikan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdapat di masing-masing dusun, menganalisis berdasarkan literatur, dan melaksanakan intervensi kesehatan kepada masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat (sesuai hasil rembuk dusun).

Kerjasama
Fakultas Farmasi dan Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia menyelenggarakan Interpersonal Collaboration-Interpersonal Education (IPE-IPC) 2024 di Stabat

Interpersonal Collaboration-Interpersonal Education (IPE-IPC) atau lebih dikenal dengan Praktik Belajar Lapangan (PBL) Terintegrasi kembali diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi dan Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia (FFK-IKH) tahun 2024 ini. Lokasi tahun ini berada di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, tepatnya di Desa Mangga dan Desa Kuala Begumit.

Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mampu melakukan asuhan keperawatan keluarga, asuhan kebidanan komunitas dan promosi kesehatan secara menyeluruh untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu tahun ini FFK-IKH menurunkan mahasiswa dari Keperawatan, Kebidanan, dan Farmasi untuk berkolaborasi bersama masyarakat menyelesaikan masalah kesehatan di masyarakat. Selama 2-3 minggu mahasiswa yang terdiri dari 43 kelompok diturunkan ke dusun-dusun dan live in di rumah warga.

Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2024 di Aula Kantor Desa Mangga Kecamatan Stabat. Hadir pada kegiatan tersebut Camat Stabat Bambang Eko Winarno,S.STP, Kepala Desa Mangga Umar Edi, Sekretaris Camat, Sekretaris Desa , Kepala Dusun dan aparatur perangkat desa, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sementara itu Institut dihadiri oleh Dekan FFK-IKH  Jitasari Tarigan Sibero, SST, S.Pd, M.Kes, serta Ketua Program Studi S1 Farmasi, S1 Kebidanan, D3 Kebidanan, dan D3 Keperawatan.

Dalam sambutannya Camat mengharapkan agar mahasiswa dapat berperan aktif mengajak masyarakat untuk perduli pada kesehatan, “mahasiswa harus meninggalkan kesan yang baik setelah selesai, masyarakat harus merasa kehilangan ketika kalian pergi dari desa ini, tentu karena terkesan dengan apa yang teah kalian lakukan”imbuh pak Camat dalam sambutannya.

Sementara itu Dekan FFK-IKH mengharapkan kepada kepala desa dan kepala dusun agar menerima mahasiswa yang turun di lapangan sebagai anak sendiri yang sedang belajar di masyarakat.”Anak-anak akan mempraktikkan ilmu yang sudah diperolehnya selama ini di kampus kepada masyarakat” tambah dekan FFK-IKH.

Kegiatan Praktik Belajar Lapangan ini adalah program yang setiap tahun dilaksanakan bagi mahasiswa FFK-IKH. Mahasiswa akan melaksanakan beberapa kegiatan di lapangan antara lain observasi/pengamatan terkait kesehatan di masyarakat, wawancara langsung/door to door disesuaikan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdapat di masing-masing dusun, menganalisis berdasarkan literatur, dan melaksanakan intervensi kesehatan kepada masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat (sesuai hasil rembuk dusun).

Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Helvetia Menyongsong Semangat Baru Melalui Praktik Belajar Lapangan Tahun 2024

Kamis, 04 Januari 2024 Fakultas Kesehatan Masyarakat melaksanakan seremonial Pembukaan Praktik Belajar Lapangan (PBL) Terintegrasi di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Kecamatan Galang Deli Serdang. Program ini sekaligus membuka kesempatan kerjasama pengembangan tridharma di Kecamatan Galang yang menunjang peningkatan kinerja Institut Kesehatan Masyarakat selaras dengan upaya pembangunan daerah.


Kegiatan dihadiri langsung oleh Camat Kecamatan Galang Rahmat Azahar SiregarS.STP, MM, Sekretaris Camat, Dokter Puskesmas Petumbukan, Kepala Desa Kotasan, Kepala Desa Nogorejo. Selain itu kegiatan juga dihadiri perwakilan Pemerintahan Desa sasaran (Pemdes), Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sementara itu perwakilan IKH diwakili oleh Wakil dekan FKM Khairatunnisa, SKM, M.Kes, Kepala Program Studi IKM, Gizi dan Psikologi, serta dosen di lingkungan FKM IKH.


Dalam sambutannya Camat memberikan apresiasi positif atas pelaksanaan PBL di 2 desa ini, selain itu mengarahkan kepala desa untuk menerima mahasiswa dalam proses praktik belajar. Camat juga menegaskan bahwa infrastruktur fisik kesehatan sudah sangat baik di Galang, dan penguatan selanjutnya adalah kualitas SDM, kehadiran kampus mudah-mudahan memberikan masukan untuk perbaikan upaya kesehatan di Galang, . Imbuh pak Camat


Sementara itu sambutan IKH disampaikan oleh Wakil Dekan FKM IKH Khairatunnisa, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya dekan meyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Camat dan kepala desa serta dukungan Kepala Dusun yang memberi kesempatan belajar anak-anak FKM IKH di desa. “PBL mengajarkan anak-anak untuk dapat melihat realitas kehidupan kesehatan sehingga membuka empati mahasiswa dan menerapkan ilmunya di masyrakat” imbuh Wakil Dekan.


Kegiatan PBL tahun 2024 ini berlangsung di 2 Desa yang ada di Kecamatan Galang yakni Desa Kotasan dan Desa Nogorejo. Mahasiswa diturunkan untuk berada di masyarakat selama hampir 4 minggu didampingi Pembimbing Lapangan yang sudah ditentukan. Pada tahap awal mahasiswa akan mengumpulkan data secara langsung di semua dusun, kemudian dianalisis untuk menjadi bahan rembuk bersama masyarakat. Hasil rembuk tersebut adalah kegiatan intervensi kesehatan jangka pendek yang dapat dilaksanakan secara kolektif bersama masyarakat secara swadaya.


Hasil intervensi nantinya akan melibatkan potensi kampus dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan secara berkelanjutan. Tema utama PBL kali ini adalah upaya terintegrasi dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang melibatkan mahasiswa dari Kesehatan Masyarakat, Gizi dan Psikologi.

#Salamsinergi

#Salamberdampak

Kerjasama
Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Helvetia Menyongsong Semangat Baru Melalui Praktik Belajar Lapangan Tahun 2024

Kamis, 04 Januari 2024 Fakultas Kesehatan Masyarakat melaksanakan seremonial Pembukaan Praktik Belajar Lapangan (PBL) Terintegrasi di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Kecamatan Galang Deli Serdang. Program ini sekaligus membuka kesempatan kerjasama pengembangan tridharma di Kecamatan Galang yang menunjang peningkatan kinerja Institut Kesehatan Masyarakat selaras dengan upaya pembangunan daerah.


Kegiatan dihadiri langsung oleh Camat Kecamatan Galang Rahmat Azahar SiregarS.STP, MM, Sekretaris Camat, Dokter Puskesmas Petumbukan, Kepala Desa Kotasan, Kepala Desa Nogorejo. Selain itu kegiatan juga dihadiri perwakilan Pemerintahan Desa sasaran (Pemdes), Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sementara itu perwakilan IKH diwakili oleh Wakil dekan FKM Khairatunnisa, SKM, M.Kes, Kepala Program Studi IKM, Gizi dan Psikologi, serta dosen di lingkungan FKM IKH.


Dalam sambutannya Camat memberikan apresiasi positif atas pelaksanaan PBL di 2 desa ini, selain itu mengarahkan kepala desa untuk menerima mahasiswa dalam proses praktik belajar. Camat juga menegaskan bahwa infrastruktur fisik kesehatan sudah sangat baik di Galang, dan penguatan selanjutnya adalah kualitas SDM, kehadiran kampus mudah-mudahan memberikan masukan untuk perbaikan upaya kesehatan di Galang, . Imbuh pak Camat


Sementara itu sambutan IKH disampaikan oleh Wakil Dekan FKM IKH Khairatunnisa, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya dekan meyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Camat dan kepala desa serta dukungan Kepala Dusun yang memberi kesempatan belajar anak-anak FKM IKH di desa. “PBL mengajarkan anak-anak untuk dapat melihat realitas kehidupan kesehatan sehingga membuka empati mahasiswa dan menerapkan ilmunya di masyrakat” imbuh Wakil Dekan.


Kegiatan PBL tahun 2024 ini berlangsung di 2 Desa yang ada di Kecamatan Galang yakni Desa Kotasan dan Desa Nogorejo. Mahasiswa diturunkan untuk berada di masyarakat selama hampir 4 minggu didampingi Pembimbing Lapangan yang sudah ditentukan. Pada tahap awal mahasiswa akan mengumpulkan data secara langsung di semua dusun, kemudian dianalisis untuk menjadi bahan rembuk bersama masyarakat. Hasil rembuk tersebut adalah kegiatan intervensi kesehatan jangka pendek yang dapat dilaksanakan secara kolektif bersama masyarakat secara swadaya.


Hasil intervensi nantinya akan melibatkan potensi kampus dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan secara berkelanjutan. Tema utama PBL kali ini adalah upaya terintegrasi dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang melibatkan mahasiswa dari Kesehatan Masyarakat, Gizi dan Psikologi.

#Salamsinergi

#Salamberdampak