INSTITUT KESEHATAN HELVETIA KEMBALI TINGKATKAN KERJASAMA INTERNASIONAL BERSAMA UNIVERSITAS SULTAN ZAINAL ABIDIN (UNiSZA) MALAYSIA

Institut Kesehatan Helvetia (IKH) perpanjang kerjasama internasional dengan Universitas Sultan Zainal Abidin ( UNiSZA) Trenggano Malaysia. Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut dilaksanakan pada tanggal 08 Oktober 2023 secara langsung di  Bilik Tetamu, Pejabat Naib Canselor, Universiti Sultan Zainal Abidin, Kampus Gong Badak, Malaysia waktu setempat.

Hadir langsung pada kesempatan tersebut Naib Chancellor/Rektor UNiSZA Prof. Dr. Fadzli Bin Adam didampingi langsung oleh Prof. Dr. Zuhairah Ariff Binti Abd Ghadas selaku Timbalan Naib Canselor (Akademik dan Antarabangsa). Selain itu dari UNiSZA juga dihadiri oleh Dekan Fakulti Perubatan Prof. Dr. Harmy Bin Mohamed Yusoff serta Prof. Dato’ DR. Ahmad Zubaidi Bin A.Latif yang juga merupakan Naib Canselor UNiSZA periode sebelumnya. Sementara dari pihak Institut Kesehatan Helvetia Rektor Dr.H.Ismail Efendy, M.Si didampingi Kepala Lembaga Inovasi Kerjasama dan Inkubasi Roni Gunawan, SKM, M.Kes, beserta tim Program Studi yang relevan dalam pembahasan kerjasama berikutnya.

Naib Chancellor/Rektor UNiSZA Prof. Dr. Fadzli Bin Adam menyambut hangat kerjasama dengan IKH yang merupakan perpanjangan dari kerjasama sebelumnya. Naib canselor memberi kata sambutan dan berharap agar kunjungan ini tidak menjadi kunjungan terakhir IKH ke kampus UNiSZA, melainkan ada kunjungan lainnya, Naib canselor menyatakan siap menerima kunjungan realisasi kerjasama berikutnya.

Sementara itu Rektor IKH yang sudah berkunjung kedua kalinya menyatakan bahwa, “IKH dan UNiSZA punya ikatan yang kuat, terbukti pada periode sebelumnya realisasi kerjasama sudah menghasilkan beberapa aktivitas yang bermanfaat bagi kedua belah pihak, IKH siap berkolaborasi dan menerima kunjungan realisasi kerjasama UNiSZA di IKH pada periode berikutnya, imbuh Rektor IKH.

Pasca penandatanganan, tim IKH dan UNiSZA melakukan pertemuan langsung yang mendiskusikan bentuk realisasi kegiatan yang prospek untuk pengembangan kedua belah pihak. Diskusi ini menghasilkan beberapa rencana kongkrit yang perlu dimatangkan dan disepakati secara internal pada masing-masing pihak. Beberapa poin yang direncanakan yakni adanya joint degree  untuk program studi baru yang akan dibuka kedua belah pihak, pelaksanaan Community Engagement internasional yang dilaksanakan secara bergantian pada kedua negara. Poin lainnya yakni pelaksanaan konferensi internasional, riset kolaboratif, kolaborasi pendidikan melalui sistem transfer kredit. Poin-poin ini muncul dari kedua belah pihak dan menjadi agenda di masing-masing perguruan tinggi.

Agenda selanjutnya setelah istirahat, tim IKH bertolak ke Rumah Sakit Perubatan UNiSZA yang berada di areal kampus untuk melakukan Benchmark proses pendirian dan bergulirnya rumah sakit Pendidikan serta integrasi dengan proses Pendidikan di Fakulti Perubatan di Unisza. Kegiatan ini menjadi masukan penting bagi pengembangan Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Helvetia yang baru beroperasi pada tahun ini. Tim IKH disambut dan dipandu langsung oleh Prof. Dr. Nordin bin Simbak yang merupakan Dekan Fakulti Perubatan UNiSZA pada periode sebelumnya yang sekarang aktif mengembangkan kurikulum kedokteran di UNiSZA.

Penandatanganan ini sudah di rencanakan melalui komunikasi intensif beberapa waktu yang lalu oleh oleh tim kerjasama lokal/internasional LPIKI IKH sekarang dan sebelumnya. Banyak rencana optimis yang dihasilkan dari lawatan ini yang juga sangat relevan dengan Upaya Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang saat ini dikembangkan di Indonesia. Kesempatan ini tentu tidak akan disia-siakan bagi IKH yang terus berupaya meningkatkan kerjasama internasionalnya dalam rangka menjadi perguruan tinggi yang unggul pada periode berikutnya.#SALAMIKHBERSINERGI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *