FKM Institut Kesehatan Helvetia Dukung Peningkatan WBP Rutan Perempuan Kelas II A Medan

Fakultas Kesehatan Masyarakat diwakili Ketua Proram Studi S1 Psikologi Miskah Afriani, M.Psi menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MOA) antara FKM Institut Kesehatan Helvetia dengan Rutan Perempuan Kelas II A Medan. Fokus kerjasama yakni mengoptimalkan peran kampus melalui Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam membantu pembinaan Warga Binaan Rutan Kelas II A Medan

Pada kesempatan tersebut, Perjanjian Kerjasama ditandatangangi langsung oleh Kepala Rutan Ema Puspita, Bc.IP, S.Pd, MH, dihadiri oleh staf Rutan Kelas II A Medan. Sementara dari Institut Kesehatan Helvetia Dekan FKM diwakili oleh Ketua Proram Studi S1 Psikologi, Asrul, M.Pd, dan Rudi Purwana,M.Pd dari Lembaga Pengembangan Inovasi Kerjasama dan Inkubasi (LPIKI) IKH.

Kerjasama ini merupakan salah satu realisasi Nota Kesepahaman (MoU) antara Institut Kesehatan Helvetia dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Nomor: 115/PKS/RKTR/IKH/IX/2022 dan Nomor: W.2-HH.04.04-25022 tanggal 22 September 2022. Kedepan Prodi Psikologi akan melaksanakan pengabdian masyarakat khusus bagi Warga Binaan Rutan yang relevan dengan permasalahan rutan dan kompetensi dari keilmuan di IKH. Sementara bagi prodi lain terbuka kesempatan besar untuk berkolaborasi dengan Rutan dalam mengimplemtasikan tridharma perguruan tinggi.

Kerjasama
FKM Institut Kesehatan Helvetia Dukung Peningkatan WBP Rutan Perempuan Kelas II A Medan

Fakultas Kesehatan Masyarakat diwakili Ketua Proram Studi S1 Psikologi Miskah Afriani, M.Psi menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MOA) antara FKM Institut Kesehatan Helvetia dengan Rutan Perempuan Kelas II A Medan. Fokus kerjasama yakni mengoptimalkan peran kampus melalui Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam membantu pembinaan Warga Binaan Rutan Kelas II A Medan

Pada kesempatan tersebut, Perjanjian Kerjasama ditandatangangi langsung oleh Kepala Rutan Ema Puspita, Bc.IP, S.Pd, MH, dihadiri oleh staf Rutan Kelas II A Medan. Sementara dari Institut Kesehatan Helvetia Dekan FKM diwakili oleh Ketua Proram Studi S1 Psikologi, Asrul, M.Pd, dan Rudi Purwana,M.Pd dari Lembaga Pengembangan Inovasi Kerjasama dan Inkubasi (LPIKI) IKH.

Kerjasama ini merupakan salah satu realisasi Nota Kesepahaman (MoU) antara Institut Kesehatan Helvetia dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Nomor: 115/PKS/RKTR/IKH/IX/2022 dan Nomor: W.2-HH.04.04-25022 tanggal 22 September 2022. Kedepan Prodi Psikologi akan melaksanakan pengabdian masyarakat khusus bagi Warga Binaan Rutan yang relevan dengan permasalahan rutan dan kompetensi dari keilmuan di IKH. Sementara bagi prodi lain terbuka kesempatan besar untuk berkolaborasi dengan Rutan dalam mengimplemtasikan tridharma perguruan tinggi.

REALISASI KERJASAMA INTERNASIONAL INSTITUT KESEHATAN HELVETIA










Medan, 16 Mei 2023 Institut Kesehatan Helvetia (IKH) kembali menapakkan jalan menuju “Go Internasional” melalui Seminar Internasional bertajuk “The Multidisciplinary Team (MDT) Approach and Quality of Care”. Kegiatan berlangsung meriah di Gedung Selecta menghadirkan setidaknya 7 narasumber yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Malaysia, Indonesia dan Turki. Seminar ini merupakan salah satu bentuk realisasi kerjasama Institut Kesehatan Helvetia dengan Universiti Sains Malaysia dan Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti oleh 750 peserta yang hadir secara langsung dan 500 peserta yang juga turut aktif melalui media internet (dalam jaringan). Seminar internasional ini disajikan menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari upaya IKH untuk akrab dengan proses internasionalisasi. Seminar internasional ini merajut berbagai topik kesehatan yang menjadi isu sentral di Indonesia. Topik-topik yang disajikan berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Gizi dan Psikologi kesehatan.

Opening Spech disampaikan langsung oleh Rektor Institut Kesehatan Helvetia Dr.H.Ismail Efendy, M.Si, “Topik-topik yang disajikan sebaiknya menjadi bahan kajian awal bagi dosen untuk penelitian, bagi mahasiswa yang dikembangkan menjadi judul skripsi/tesis nya pada waktu berikutnya. Seluruh Civitas akademika juga harus berperan aktif dalam upaya menyelesaikan masalah kesehatan masyrakat yang saat ini sedang terjadi di Indonesia. Sinergi selutuh profesi kesehatan dapat mempermudah menyelesaikan permasalahan yang terjadi” sambutan Rektor dalam mengawali Seminar Internasional ini.

Seminar Internasional ini dibagi atas 2 Sesi, yakni Sesi 1 (Jam 09.45 s.d 12.30 WIB) dan Sesi 2 (Jam 13.30 s.d 16.30 WIB). Sesi pertama terdiri atas 3 Narasumber yang berasal dari Malaysia, Turki dan Indonesia.

  1. Narasumber 1 : Yeliz ÇAKIR-KOÇAK, Asst. Prof. Dr., MSc, PhD (Depart. Of Midwifery-faculty of Health Science Bartin University menyajikan materi secara daring dengan topik “WHY DOES PRE-PERINATAL AND POSTPARTUM MASSAGES IMPORTANT”.
  2. Narasumber 2 : Asst. Prof. Dr. Hasni Bin Arsad (Deputy Director Research and Networking Advanced Medical and Dental Institute Universiti Sains Malaysia) menyajikan topik secara daring dengan topik” ANTI AGING USING HERBAL PLANT APPROACH”.
  3. Narasumber 3 : Apt. Darwin Syamsul, M.Si ( Dekan Fakultas Farmasi dan Kesehatan) menyajikan topik secara luring tentang ” SAFETY HERBAL MEDICINE FOR MODERN COMUNITY”

Sesi 1 di pandu oleh Bd. Nuriah Arma yang memandu sesi 1 secara optimal. Sesi 1 berjalan secara optimal dimana peserta yang hadir secara daring dan luring memberikan respon melalui pertanyaan -pertanyaan (baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia) yang menstimulus narasumber untuk menyajikan informasi yang lebih mendalam. Sesi 1 ditutup Narasumber dengan sebuah kutipan “Show me a drug with no side effects and I’ll show you a drug with no actions”.

Sesi 2 terdiri atas 4 Narasumber yang berasal dari Malaysia, Amerika Serikat, Inggris dan Indonesia. Sesi 2 dipandu oleh Dosen Ilmu Gizi Institut Kesehatan Masyarakat Wanda Lestari, STP., M.Gizi, beliau menghantarkan sesi 2 secara apik dan tidak membosankan.

  1. Narasumber 1 : Marta Casbeer MSW, LISW-CP (Amerika Serikat) Narasumber menyajikan Topik : Domestic violence-Interdisciplinary Collaboration secara langsung di lokasi seminar, Narasumber banyak menyajikan pengalaman praktis beliau di lapangan yang relavan dengan topik kesehatan jiwa.
  2. Narasumber ke 2 : Dr. Yuzana Binti Mohd Yusop (Faculty of Medicine, Universiti Sultan Zainal Abidin, Terengganu, Malaysia. Topik yang disampaikan yakni “Understanding Mental Wellness”, materi disajikan secara daring .
  3. Narasumber berikutnya adalah Prof. Martin Dempster [Centre for Improving Health-Related Quality of Life (CIHRQoL) Queen’s University Belfast] Topik yang disampaikan ” Measuring Health-Related Quality of Life”. Narasumber manyajikan topik secara daring.

Narasumber terakhir adalah Prof. Dr. Umar Zein ( Universitas Islam Sumatera Utara) Topik yang disampaikan yakni “The New Concept Of Hospital” Narasumber dan Peserta tidak kalah antusiasnya dengan Sesi 1 dimana peserta dapat bertanya dan mendapat tanggapan langsung dari praktisi yang menyajikan topik pada hari ini. (RGo)

Kerjasama
REALISASI KERJASAMA INTERNASIONAL INSTITUT KESEHATAN HELVETIA










Medan, 16 Mei 2023 Institut Kesehatan Helvetia (IKH) kembali menapakkan jalan menuju “Go Internasional” melalui Seminar Internasional bertajuk “The Multidisciplinary Team (MDT) Approach and Quality of Care”. Kegiatan berlangsung meriah di Gedung Selecta menghadirkan setidaknya 7 narasumber yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Malaysia, Indonesia dan Turki. Seminar ini merupakan salah satu bentuk realisasi kerjasama Institut Kesehatan Helvetia dengan Universiti Sains Malaysia dan Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti oleh 750 peserta yang hadir secara langsung dan 500 peserta yang juga turut aktif melalui media internet (dalam jaringan). Seminar internasional ini disajikan menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari upaya IKH untuk akrab dengan proses internasionalisasi. Seminar internasional ini merajut berbagai topik kesehatan yang menjadi isu sentral di Indonesia. Topik-topik yang disajikan berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Gizi dan Psikologi kesehatan.

Opening Spech disampaikan langsung oleh Rektor Institut Kesehatan Helvetia Dr.H.Ismail Efendy, M.Si, “Topik-topik yang disajikan sebaiknya menjadi bahan kajian awal bagi dosen untuk penelitian, bagi mahasiswa yang dikembangkan menjadi judul skripsi/tesis nya pada waktu berikutnya. Seluruh Civitas akademika juga harus berperan aktif dalam upaya menyelesaikan masalah kesehatan masyrakat yang saat ini sedang terjadi di Indonesia. Sinergi selutuh profesi kesehatan dapat mempermudah menyelesaikan permasalahan yang terjadi” sambutan Rektor dalam mengawali Seminar Internasional ini.

Seminar Internasional ini dibagi atas 2 Sesi, yakni Sesi 1 (Jam 09.45 s.d 12.30 WIB) dan Sesi 2 (Jam 13.30 s.d 16.30 WIB). Sesi pertama terdiri atas 3 Narasumber yang berasal dari Malaysia, Turki dan Indonesia.

  1. Narasumber 1 : Yeliz ÇAKIR-KOÇAK, Asst. Prof. Dr., MSc, PhD (Depart. Of Midwifery-faculty of Health Science Bartin University menyajikan materi secara daring dengan topik “WHY DOES PRE-PERINATAL AND POSTPARTUM MASSAGES IMPORTANT”.
  2. Narasumber 2 : Asst. Prof. Dr. Hasni Bin Arsad (Deputy Director Research and Networking Advanced Medical and Dental Institute Universiti Sains Malaysia) menyajikan topik secara daring dengan topik” ANTI AGING USING HERBAL PLANT APPROACH”.
  3. Narasumber 3 : Apt. Darwin Syamsul, M.Si ( Dekan Fakultas Farmasi dan Kesehatan) menyajikan topik secara luring tentang ” SAFETY HERBAL MEDICINE FOR MODERN COMUNITY”

Sesi 1 di pandu oleh Bd. Nuriah Arma yang memandu sesi 1 secara optimal. Sesi 1 berjalan secara optimal dimana peserta yang hadir secara daring dan luring memberikan respon melalui pertanyaan -pertanyaan (baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia) yang menstimulus narasumber untuk menyajikan informasi yang lebih mendalam. Sesi 1 ditutup Narasumber dengan sebuah kutipan “Show me a drug with no side effects and I’ll show you a drug with no actions”.

Sesi 2 terdiri atas 4 Narasumber yang berasal dari Malaysia, Amerika Serikat, Inggris dan Indonesia. Sesi 2 dipandu oleh Dosen Ilmu Gizi Institut Kesehatan Masyarakat Wanda Lestari, STP., M.Gizi, beliau menghantarkan sesi 2 secara apik dan tidak membosankan.

  1. Narasumber 1 : Marta Casbeer MSW, LISW-CP (Amerika Serikat) Narasumber menyajikan Topik : Domestic violence-Interdisciplinary Collaboration secara langsung di lokasi seminar, Narasumber banyak menyajikan pengalaman praktis beliau di lapangan yang relavan dengan topik kesehatan jiwa.
  2. Narasumber ke 2 : Dr. Yuzana Binti Mohd Yusop (Faculty of Medicine, Universiti Sultan Zainal Abidin, Terengganu, Malaysia. Topik yang disampaikan yakni “Understanding Mental Wellness”, materi disajikan secara daring .
  3. Narasumber berikutnya adalah Prof. Martin Dempster [Centre for Improving Health-Related Quality of Life (CIHRQoL) Queen’s University Belfast] Topik yang disampaikan ” Measuring Health-Related Quality of Life”. Narasumber manyajikan topik secara daring.

Narasumber terakhir adalah Prof. Dr. Umar Zein ( Universitas Islam Sumatera Utara) Topik yang disampaikan yakni “The New Concept Of Hospital” Narasumber dan Peserta tidak kalah antusiasnya dengan Sesi 1 dimana peserta dapat bertanya dan mendapat tanggapan langsung dari praktisi yang menyajikan topik pada hari ini. (RGo)

Praktik Belajar Lapangan (PBL) Tematik Stunting di Serdang Bedagai Selesai dilaksanakan Mahasiswa FKM Institut Kesehatan Helvetia (IKH)

Jumat, 17 Maret 2023, Fakultas Kesehatan Masyarakat melaksanakan seremonial penutupan PBL Tematik stunting di Serdang Begai Tahun 2023. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu Serdang Bedagai. Perhelatan ini sekaligus membuka peluang kerjasama pengembangan tridharma di Kecamatan Teluk Mengkudu yang baru pertama kali bekerjasama dengan perguruan tinggi Kesehatan di Sumatera Utara.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sei Buluh, perwakilan desa Pematang Setrak Pemerintahan Desa (Pemdes), Tokoh masyarakat, Karang Taruna, Bidan Desa (Bindes), Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sementara itu perwakilan IKH diwakili oleh dekan FKM, Kepala Prodi IKM dan Gizi, serta dosen di lingkungan FKM IKH.

Dalam sambutannya kepala Desa Sei Buluh, Bapak Subandi memberikan apresiasi positif atas pelaksanaan PBL di desa ini, sebab “baru pertama ini perguruan tinggi Kesehatan masuk ke wilayah kami mengabdi di masyarakat, kami membuka diri untuk memberi kesempatan pada mahasiswa dan dosen yang ingin berinteraksi di masyarakat melalui program kampusnya” imbuh Kepala Desa.

Sementara itu Sambutan IKH disampaikan oleh Dekan FKM IKH Dr. Asriwati, S.Kep., Ns., M.Kes. Dalam sambutannya dekan meyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepala desa serta dukungan Kepala Dusun yang memberi kesempatan belajar anak-anak FKM IKH di desa. “PBL mengajarkan anak-anak untuk dapat melihat realitas kehidupan kesehatan sehingga membuka empati mahasiswa dan menerapkan ilmunya di masyrakat” imbuh Dekan.

Kegiatan PBL tahun 2023 ini berlangsung di 2 Desa yang ada di Kecamatan Teluk Mengkudu yakni Desa Sei Buluh dan Desa Pematang Sertak. Mahasiswa diturunkan untuk berada di masyarakat selama hampir 4 minggu didampingi Pembimbing Lapangan yang sudah ditentukan. Pada tahap awal mahasiswa sudah mengumpulkan data secara langsung di semua dusun, kemudian dianalisis untuk menjadi bahan rembuk bersama masyarakat. Hasil rembuk tersebut adalah kegiatan intervensi Kesehatan jangka pendek yang dapat dilaksanakan secara kolektif  bersama masyarakat secara swadaya.

Hasil intervensi masyarakat cukup beragam dan mengintegrasikan intervensi dengan kegiatan promotif dalam rangka pencegahan stunting. Berbagai produk olahan pangan gizi berbasis bahan local yang merupakan kemampuan  mahasiswa gizi dihasilkan bersama masyarakat, tentunya relevan dalam pemenuhan gizi yang dapat mencegah stunting, mahasiswa psikologi terlibat dalam upaya konsultasi pada tingkat remaja dan lansia, mahasiswa kesehatan masyarakat berkontribusi dalam melakukan penyuluhan dan upaya advokasi kesehatan lainnya.

Kerjasama
Praktik Belajar Lapangan (PBL) Tematik Stunting di Serdang Bedagai Selesai dilaksanakan Mahasiswa FKM Institut Kesehatan Helvetia (IKH)

Jumat, 17 Maret 2023, Fakultas Kesehatan Masyarakat melaksanakan seremonial penutupan PBL Tematik stunting di Serdang Begai Tahun 2023. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu Serdang Bedagai. Perhelatan ini sekaligus membuka peluang kerjasama pengembangan tridharma di Kecamatan Teluk Mengkudu yang baru pertama kali bekerjasama dengan perguruan tinggi Kesehatan di Sumatera Utara.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sei Buluh, perwakilan desa Pematang Setrak Pemerintahan Desa (Pemdes), Tokoh masyarakat, Karang Taruna, Bidan Desa (Bindes), Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sementara itu perwakilan IKH diwakili oleh dekan FKM, Kepala Prodi IKM dan Gizi, serta dosen di lingkungan FKM IKH.

Dalam sambutannya kepala Desa Sei Buluh, Bapak Subandi memberikan apresiasi positif atas pelaksanaan PBL di desa ini, sebab “baru pertama ini perguruan tinggi Kesehatan masuk ke wilayah kami mengabdi di masyarakat, kami membuka diri untuk memberi kesempatan pada mahasiswa dan dosen yang ingin berinteraksi di masyarakat melalui program kampusnya” imbuh Kepala Desa.

Sementara itu Sambutan IKH disampaikan oleh Dekan FKM IKH Dr. Asriwati, S.Kep., Ns., M.Kes. Dalam sambutannya dekan meyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepala desa serta dukungan Kepala Dusun yang memberi kesempatan belajar anak-anak FKM IKH di desa. “PBL mengajarkan anak-anak untuk dapat melihat realitas kehidupan kesehatan sehingga membuka empati mahasiswa dan menerapkan ilmunya di masyrakat” imbuh Dekan.

Kegiatan PBL tahun 2023 ini berlangsung di 2 Desa yang ada di Kecamatan Teluk Mengkudu yakni Desa Sei Buluh dan Desa Pematang Sertak. Mahasiswa diturunkan untuk berada di masyarakat selama hampir 4 minggu didampingi Pembimbing Lapangan yang sudah ditentukan. Pada tahap awal mahasiswa sudah mengumpulkan data secara langsung di semua dusun, kemudian dianalisis untuk menjadi bahan rembuk bersama masyarakat. Hasil rembuk tersebut adalah kegiatan intervensi Kesehatan jangka pendek yang dapat dilaksanakan secara kolektif  bersama masyarakat secara swadaya.

Hasil intervensi masyarakat cukup beragam dan mengintegrasikan intervensi dengan kegiatan promotif dalam rangka pencegahan stunting. Berbagai produk olahan pangan gizi berbasis bahan local yang merupakan kemampuan  mahasiswa gizi dihasilkan bersama masyarakat, tentunya relevan dalam pemenuhan gizi yang dapat mencegah stunting, mahasiswa psikologi terlibat dalam upaya konsultasi pada tingkat remaja dan lansia, mahasiswa kesehatan masyarakat berkontribusi dalam melakukan penyuluhan dan upaya advokasi kesehatan lainnya.

Institut Kesehatan Helvetia Realisasikan Nota Kesepahaman Melalui Kerjasama Dengan Dirjen Binwasnaker & K3 Kemenaker

Medan, 27 Februari 2023, Institut Kesehatan Helvetia (IKH) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia melalui  Direktorat Bina Kelembagaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Dan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Balai K3 Kota Medan. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Mercure Medan dan ditandatangani langsung oleh Dekan FKM Institut Kesehatan Helvetia serta Dirjen Binwasnaker dan K3 Ibu Dr. Haiyani Rumondang, MA. Perjanjian Kerjasama ini merupakan lanjutan dari Nota Kesepahaman yang sudah ditandatangani Rektor IKH Dr.H. Ismail Efendy, M.Si pada Februari 2023 lalu di Sukabumi Jawab Barat.

Hadir pada kesempatan penandatanganan ini Dirjen Binwasnaker dan K3 Ibu Dr. Haiyani Rumondang, MA, Kepala Disnaker Provinsi Sumatera Utara : Ir. Abdul Haris Lubis, M.Si, Kepala Balai K3 Medan dr. Richard Andreas Harianja yang merupakan ketua panitia pelaksana kegiatan ini. Sementara itu Institut Kesehatan Helvetia diwakili oleh Dekan FKM IKH  Dr. Asriwati, S.Kep., Ns., M.Kes., Kepala Program Studi D4 K3 IKH Khoirotun Najihah, SKM, MKM, dan Kepala Kerjasama LPIKI Rudi Purwana, S.PdI, M.Hum.

Kegiatan penandatanganan MOA/PKS ini merupakan kegiatan utama dalam rangkaian kegiatan Temu Pelanggan Balai K3 Medan yang juga menyajikan kegiatan seminar dengan topik Penerapan Norma dan Budaya K3 guna mendukung keberlangsungan usaha dan perlindungan tenaga kerja, kemudian Peran Pengujian dan Pemeriksaan serta Pelatihan K3 dalam rangka memberi daya dukung pelaksanaan norma dan peningkatan budaya K3 di Perusahaan serta topik dalam upaya perlindungan tenaga kerja dan pencapaian produktivitas. Tentunya topik tersebut disampaikan oleh narasumber yang kompeten pada bidangnya. Kegiatan dilakanakan sejak pagi hingga sore hari.

Dalam sambutannya Dirjen Binwasnaker dan K3 menyampaikan bahwa “Revitalisasi Balai K3 di Medan merupakan prioritas dalam peningkatan pelayanan K3 di Indonesia, merevitalisasi Balai K3 tidak hanya merevitalisasi sarana dan prasarana tetapi juga membangun komitmen dan kepedulian semua pihak termasuk mitra yang hadir dalam kesempatan ini. Hal ini dilakukan aga pelayanan K3 tidak hanya menjadi aturan namun menjadi budaya bagi kita semua”.

Pada kesempatan ini PKS juga dijalin dengan Balai K3 Medan yang nantinya akan menjadi mitra kerjasama dalam bentuk implementasi pengembangan tridharma yang ada di Institut Kesehatan Helvetia. Pada kesempatan Institut Kesehatan Helvetia merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang menandatangani PKS di wilayah Sumatera, sementara inisiasi dan pertemuan untuk realisasi penandatanganan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2022 antara Dirjen, Balai K3 dengan LPIKI IKH dan Kepala Unit Kerjasama IKH sebelumnya Asrul, S.Pd.I, M.Pd. Hal ini merupakan komitmen Bersama IKH untuk menindaklanjuti seluruh MOU/Nota kesepahaman yang ada di IKH agar berdaya guna dalam meningkatkan peran Tridharma Perguruan tinggi IKH.(RGo)

#SalamSehat
#SobatIKH
#BerinovasiBersinergiBerdampak

Kerjasama
Institut Kesehatan Helvetia Realisasikan Nota Kesepahaman Melalui Kerjasama Dengan Dirjen Binwasnaker & K3 Kemenaker

Medan, 27 Februari 2023, Institut Kesehatan Helvetia (IKH) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia melalui  Direktorat Bina Kelembagaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Dan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Balai K3 Kota Medan. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Mercure Medan dan ditandatangani langsung oleh Dekan FKM Institut Kesehatan Helvetia serta Dirjen Binwasnaker dan K3 Ibu Dr. Haiyani Rumondang, MA. Perjanjian Kerjasama ini merupakan lanjutan dari Nota Kesepahaman yang sudah ditandatangani Rektor IKH Dr.H. Ismail Efendy, M.Si pada Februari 2023 lalu di Sukabumi Jawab Barat.

Hadir pada kesempatan penandatanganan ini Dirjen Binwasnaker dan K3 Ibu Dr. Haiyani Rumondang, MA, Kepala Disnaker Provinsi Sumatera Utara : Ir. Abdul Haris Lubis, M.Si, Kepala Balai K3 Medan dr. Richard Andreas Harianja yang merupakan ketua panitia pelaksana kegiatan ini. Sementara itu Institut Kesehatan Helvetia diwakili oleh Dekan FKM IKH  Dr. Asriwati, S.Kep., Ns., M.Kes., Kepala Program Studi D4 K3 IKH Khoirotun Najihah, SKM, MKM, dan Kepala Kerjasama LPIKI Rudi Purwana, S.PdI, M.Hum.

Kegiatan penandatanganan MOA/PKS ini merupakan kegiatan utama dalam rangkaian kegiatan Temu Pelanggan Balai K3 Medan yang juga menyajikan kegiatan seminar dengan topik Penerapan Norma dan Budaya K3 guna mendukung keberlangsungan usaha dan perlindungan tenaga kerja, kemudian Peran Pengujian dan Pemeriksaan serta Pelatihan K3 dalam rangka memberi daya dukung pelaksanaan norma dan peningkatan budaya K3 di Perusahaan serta topik dalam upaya perlindungan tenaga kerja dan pencapaian produktivitas. Tentunya topik tersebut disampaikan oleh narasumber yang kompeten pada bidangnya. Kegiatan dilakanakan sejak pagi hingga sore hari.

Dalam sambutannya Dirjen Binwasnaker dan K3 menyampaikan bahwa “Revitalisasi Balai K3 di Medan merupakan prioritas dalam peningkatan pelayanan K3 di Indonesia, merevitalisasi Balai K3 tidak hanya merevitalisasi sarana dan prasarana tetapi juga membangun komitmen dan kepedulian semua pihak termasuk mitra yang hadir dalam kesempatan ini. Hal ini dilakukan aga pelayanan K3 tidak hanya menjadi aturan namun menjadi budaya bagi kita semua”.

Pada kesempatan ini PKS juga dijalin dengan Balai K3 Medan yang nantinya akan menjadi mitra kerjasama dalam bentuk implementasi pengembangan tridharma yang ada di Institut Kesehatan Helvetia. Pada kesempatan Institut Kesehatan Helvetia merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang menandatangani PKS di wilayah Sumatera, sementara inisiasi dan pertemuan untuk realisasi penandatanganan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2022 antara Dirjen, Balai K3 dengan LPIKI IKH dan Kepala Unit Kerjasama IKH sebelumnya Asrul, S.Pd.I, M.Pd. Hal ini merupakan komitmen Bersama IKH untuk menindaklanjuti seluruh MOU/Nota kesepahaman yang ada di IKH agar berdaya guna dalam meningkatkan peran Tridharma Perguruan tinggi IKH.(RGo)

#SalamSehat
#SobatIKH
#BerinovasiBersinergiBerdampak

Mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia (IKH) tuntaskan PBL di Kecamatan Pantai Labu

Mahasiswa IKH, khususnya Fakultas Farmasi dan Kesehatan yang terdiri atas mahasiswa kebidanan, keperawatan dan farmasi berbagai jenjang menyelesaikan kegiatan pembelajaran bertajuk Praktik Belajar Lapangan (PB) terintegrasi di Kecamatan Pantai Labu. PBL tahun 2023 ini dilaksanakan secara khusus di dua desa yakni Desa Paluh Sibaji dan Rugemuk Deli Serdang.

Kegiatan penutupan PBL ini ditandai dengan acara perpisahan Bersama Pemerintahan Desa (Pemdes) setempat, Tokoh masyarakat, Karang Taruna, Bidan Desa (Bindes), Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kegiatan penutupan berlangsung  tanggal 27 Februari 2023 di masing-masing desa secara terpisah. Kedua kepala desa turut hadir menutup secara seremonial pelaksanaan PBL tahun 2023 ini.

Wakil Dekan I Inkes Helvetia Fina Kusuma Wardani mewakili IKH dalam proses penutupan ini Bersama dosen lainnya di lingkungan FFK IKH. Kegiatan di Desa Rugemuk turut dihadiri kepala desa dan perangkat desa lainnya. Dalam sambutan penutupnya Kepala Desa (Kades) Rugemuk, Muliadi mengucapkan banyak terima kasih atas pelaksanaan PBL yang diadakan oleh IKH. “PBL ini membawa berkah buat masyarakat, dimana kurang peduli dengan kesehatannya. Namun saat ini telah mengerti tentang pola hidup sehat” imbuhnya dalam sambutan penutup.

Pada waktu yang sama penutupan juga berlangsung di Desa Paluh Sibaji,  Wakil Dekan II FFK IKH, Siti Aisah mewakili Inkes Helvetia mendampingi Kepala Desa Paluh Sibaji. Dalam kesempatan ini Kepala Desa (Kades) Paluh Sibaji, Nasri mengaku, bersyukur karena Inkes Helvetia telah memilih Desa yang dipimpinnya untuk melaksanakan PBL. “PBL itu sangat bermanfaat, dimana warga bisa berkomunikasi untuk berkonsultasi tentang kesehatan keluarganya”, imbuh beliau disertai canda dalam sambutan penutupannya.

Sasaran utama PBL ini adalah masyarakat dan Wanita sepanjang siklus kehidupannya (Bayi, Balita, Pra sekolah, Sekolah, Remaja, Dewasa, Pasangan Usia Subur (PUS), Wanita Usia Subur (WUS), ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, ibu bersalin, klimakterium, menopause dan senium. Kegiatan PBL dilakasanakn dengan berbagai pendekatna mulai dari observasi/pengamatan, wawancara langsung/door to door disesuaikan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdapat di masing-masing dusun, studi/literatur/kepustakaan, dan intervensi kepada masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat (sesuai hasil rembuk dusun atau rembuk desa).

Mahasiswa berada di lapangan selama hampir 3 minggu didampingi oleh dosen pendamping dalam melihat realitas Kesehatan di masyarakat. Mahasiswa diminta Bersama masyarakat secara partisipatif menyelesaikan masalah yang proporsional untuk diselesaikan. Mahasiswa melakukan rembuk dengan masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah yang intervensinya dapat dilaksanakan secara objektif untuk jangka pendek. Kegiatan ini identik dengan pelaksanaan kegiatan mahasiswa diluar kampus yang relevan dengan MBKM.

Kerjasama
Mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia (IKH) tuntaskan PBL di Kecamatan Pantai Labu

Mahasiswa IKH, khususnya Fakultas Farmasi dan Kesehatan yang terdiri atas mahasiswa kebidanan, keperawatan dan farmasi berbagai jenjang menyelesaikan kegiatan pembelajaran bertajuk Praktik Belajar Lapangan (PB) terintegrasi di Kecamatan Pantai Labu. PBL tahun 2023 ini dilaksanakan secara khusus di dua desa yakni Desa Paluh Sibaji dan Rugemuk Deli Serdang.

Kegiatan penutupan PBL ini ditandai dengan acara perpisahan Bersama Pemerintahan Desa (Pemdes) setempat, Tokoh masyarakat, Karang Taruna, Bidan Desa (Bindes), Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kegiatan penutupan berlangsung  tanggal 27 Februari 2023 di masing-masing desa secara terpisah. Kedua kepala desa turut hadir menutup secara seremonial pelaksanaan PBL tahun 2023 ini.

Wakil Dekan I Inkes Helvetia Fina Kusuma Wardani mewakili IKH dalam proses penutupan ini Bersama dosen lainnya di lingkungan FFK IKH. Kegiatan di Desa Rugemuk turut dihadiri kepala desa dan perangkat desa lainnya. Dalam sambutan penutupnya Kepala Desa (Kades) Rugemuk, Muliadi mengucapkan banyak terima kasih atas pelaksanaan PBL yang diadakan oleh IKH. “PBL ini membawa berkah buat masyarakat, dimana kurang peduli dengan kesehatannya. Namun saat ini telah mengerti tentang pola hidup sehat” imbuhnya dalam sambutan penutup.

Pada waktu yang sama penutupan juga berlangsung di Desa Paluh Sibaji,  Wakil Dekan II FFK IKH, Siti Aisah mewakili Inkes Helvetia mendampingi Kepala Desa Paluh Sibaji. Dalam kesempatan ini Kepala Desa (Kades) Paluh Sibaji, Nasri mengaku, bersyukur karena Inkes Helvetia telah memilih Desa yang dipimpinnya untuk melaksanakan PBL. “PBL itu sangat bermanfaat, dimana warga bisa berkomunikasi untuk berkonsultasi tentang kesehatan keluarganya”, imbuh beliau disertai canda dalam sambutan penutupannya.

Sasaran utama PBL ini adalah masyarakat dan Wanita sepanjang siklus kehidupannya (Bayi, Balita, Pra sekolah, Sekolah, Remaja, Dewasa, Pasangan Usia Subur (PUS), Wanita Usia Subur (WUS), ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, ibu bersalin, klimakterium, menopause dan senium. Kegiatan PBL dilakasanakn dengan berbagai pendekatna mulai dari observasi/pengamatan, wawancara langsung/door to door disesuaikan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdapat di masing-masing dusun, studi/literatur/kepustakaan, dan intervensi kepada masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat (sesuai hasil rembuk dusun atau rembuk desa).

Mahasiswa berada di lapangan selama hampir 3 minggu didampingi oleh dosen pendamping dalam melihat realitas Kesehatan di masyarakat. Mahasiswa diminta Bersama masyarakat secara partisipatif menyelesaikan masalah yang proporsional untuk diselesaikan. Mahasiswa melakukan rembuk dengan masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah yang intervensinya dapat dilaksanakan secara objektif untuk jangka pendek. Kegiatan ini identik dengan pelaksanaan kegiatan mahasiswa diluar kampus yang relevan dengan MBKM.

Diskusi Panel Internasional IKH-USM

Sabtu, 25 Februari 2023 bertempat di Aula Kampus Institut Kesehatan Helvetia berlangsung realisasi kerjasama internasional dengan Universiti Sains Malaysia berkolaborasi dengan Institut Perubatan Pergigian Termaju USM Bertam.

Diskusi yang bertajuk Pemanfaatan Tumbuhan Herbal/Obat Untuk Kesehatan Jasmani Dalam Siklus Kehidupan ini disampaikan oleh beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya. Kegiatan dipandu langsung oleh MC Rudi Purwana, S.Pd, M.Pd yang merupakan Kepala Bagian Kerjasama LPIKI IKH dan fokus pada internasionalisasi kampus. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Kesehatan Helvetia H. Dr. Ismail Efendy, M.Si.

Pada sesi inti dipandu oleh Moderator Dr. Ridha, Apt, M.Si, sesi diskusi dimulai dengan paparan materi dari Dr. Eshaifol Azam bin Omar (IPPT USM Bertam) yang menyuguhkan topik terkait “The Concept of Using Herbal Medicines in Modern Treatment”. Sesi berikut dilanjutkan dengan paparan dari Tuan Syed Mahdi Syed Faozi Barakbah (Heritage Association of Malay Massage Malaysia) yang menyampaikan perkembangan terkini terkait pengobatan herbal dengan pijatan dan asosiasi yang dipimpinnya.

Kesempatan ini merupakan bagian dari kelanjutan Penandatanganan Memorandum of Agreement yang sudah dilaksanakan sebulan sebelumnya di USM Malaysia melalui kemitraan yang sudah digagas bersama Bd. Aida Fitria, SST, M.Kes. Kerjasama ini sangat bergarha bagi Institut Kesehatan Helvetia yang saat ini sedang mengembangkan diri melalui pengembangan akademik dan juga internasionalisasi. (Rgo)

#SalamSehat
#SobatIKH
#BerinovasiBersinergiBerdampak

Kerjasama
Diskusi Panel Internasional IKH-USM

Sabtu, 25 Februari 2023 bertempat di Aula Kampus Institut Kesehatan Helvetia berlangsung realisasi kerjasama internasional dengan Universiti Sains Malaysia berkolaborasi dengan Institut Perubatan Pergigian Termaju USM Bertam.

Diskusi yang bertajuk Pemanfaatan Tumbuhan Herbal/Obat Untuk Kesehatan Jasmani Dalam Siklus Kehidupan ini disampaikan oleh beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya. Kegiatan dipandu langsung oleh MC Rudi Purwana, S.Pd, M.Pd yang merupakan Kepala Bagian Kerjasama LPIKI IKH dan fokus pada internasionalisasi kampus. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Kesehatan Helvetia H. Dr. Ismail Efendy, M.Si.

Pada sesi inti dipandu oleh Moderator Dr. Ridha, Apt, M.Si, sesi diskusi dimulai dengan paparan materi dari Dr. Eshaifol Azam bin Omar (IPPT USM Bertam) yang menyuguhkan topik terkait “The Concept of Using Herbal Medicines in Modern Treatment”. Sesi berikut dilanjutkan dengan paparan dari Tuan Syed Mahdi Syed Faozi Barakbah (Heritage Association of Malay Massage Malaysia) yang menyampaikan perkembangan terkini terkait pengobatan herbal dengan pijatan dan asosiasi yang dipimpinnya.

Kesempatan ini merupakan bagian dari kelanjutan Penandatanganan Memorandum of Agreement yang sudah dilaksanakan sebulan sebelumnya di USM Malaysia melalui kemitraan yang sudah digagas bersama Bd. Aida Fitria, SST, M.Kes. Kerjasama ini sangat bergarha bagi Institut Kesehatan Helvetia yang saat ini sedang mengembangkan diri melalui pengembangan akademik dan juga internasionalisasi. (Rgo)

#SalamSehat
#SobatIKH
#BerinovasiBersinergiBerdampak